Pengalaman Menghadapi Bencana dan Pendidikan Kebencanaan Modal Utama Perawat Siap Hadapi Bencana

03 Juli 2019

 

Oleh Mahatir

Perawat merupakan salah satu profesi yang memainkan peran vital dalam kebencanaan. Oleh karena itu perawat harus secara adekuat memiliki kompetensi dan kapasitas dalam menyiapkan dan menghadapi bencana.

Perawat memainkan peranan penting guna melindungi masyarakat dari dampak negatif yang besar dan merugikan dari sebuah bencana. Tanggung jawab yang besar berbanding terbalik dengan fakta bahwa perawat ternyata tidak siap dan belum mampu dalam berespon saat bencana.

Harfiahnya Indonesia tidak akan terbebas dari sebuah bencana. Perawat disiapkan memiliki kompetensi dalam menghadapi bencana melalui penyisipan pendidikan kebencanaan dalam kurikulum pendidikan keperawatan. Namun, dari hasil sebuah riset jika perawat menghadapi bencana aktual perawat merasa tidak siap dan tidak percaya diri dalam melakukan respon kebencanaan. Pendidikan kebencanaan tak dielakan lagi sebagai elemen yang harus dibangun untuk menyiapkan perawat yang mampu berespon terhadap bencana.

Namun, dalam sebuah sistematic review faktor lain yang memberikan penguatan terhadap kesiapan respon bencana perawat adalah pengalaman menghadapi bencana secara nyata oleh perawat. Perawat memerlukan “actual practice” turun langsung ke lokasi bencana dan ditugaskan untuk membantu dalam berespon terhadap bencana. Jadi untuk menjadi perawat yang siap terhadap bencana “You have to be there”

 

Sumber:

Gambar: Google Image

Literatur: Labrague, et.al. (2017) Disaster Nursing Preparedness Among Nurses: A Sistematic Review of Literature. Wiley Online Library.

Lantai 1, Gedung Fakultas Keperawatan Universitas Andalas 

  • Telepon : +62-751-779233
  • Fax        : +62-751-779233
 

Peta